Tutorials

Cara Mendesain Logo Menggunakan Sketsa dengan Metode Grid Logo

Pengantar

Dalam tutorial praktis ini, Anda akan belajar cara mengubah sketsa kasar menjadi logo yang bersih dan skalabel menggunakan pendekatan Logo Grid dari Vector Ink. Kami akan melacak kurva kunci dengan lingkaran dan segmen lurus dengan garis, lalu menggabungkan semuanya menggunakan alat Path Builder Tool. Terakhir, kami akan menghasilkan palet warna dan menerapkan gradien halus untuk hasil profesional.

Apa yang Anda Butuhkan

Langkah 1: Impor dan Siapkan Lapisan Sketsa

Dari menu, pilih Impor dan pilih sketsa Anda. Perbesar jika diperlukan, lalu ketuk pegangan resize di pojok kanan atas sehingga hanya satu pegangan yang muncul—ini menjaga perbesaran proporsional. Ubah ukuran gambar agar pas di dalam kanvas. Buka panel Align dan sentralkan secara horizontal dan vertikal.

Buka Layers → pilih lapisan gambar → Properties. Kurangi Opacity agar jalur vektor mudah terlihat, lalu Lock lapisan untuk mencegah pergerakan tidak sengaja saat Anda melacak.

Langkah 2: Bangun Grid Logo (Lingkaran & Garis)

Aktifkan Alat Lingkaran (aktifkan Constrain atau tekan Shift) dan letakkan lingkaran sempurna yang sesuai dengan kurva utama dari sketsa Anda (misalnya, sudut bawah atau atas). Beralih ke Alat Pemilihan untuk menempatkan lingkaran dengan presisi, lalu Duplikat lingkaran tersebut untuk menggambar busur tambahan.

Untuk tepi lurus, beralih ke Alat Garis. Vector Ink secara default menyesuaikan dengan sudut 45°—sempurna untuk konstruksi diagonal. Duplikat garis untuk menjaga simetri jarak di mana diperlukan.

Pengaturan Pro: Pilih semua bentuk bantu, buka pengaturan Stroke, dan nonaktifkan Scale Strokes. Sekarang Anda dapat memperbesar tanpa perubahan lebar stroke menyembunyikan celah kecil. Usahakan lingkaran dan garis hanya menyentuh di transisi; celah tipis seperti rambut masih boleh—Path Builder tetap dapat mengatasinya.

Langkah 3: Sesuaikan, Duplikat, dan Cerminkan untuk Konsistensi

Gunakan duplikat lingkaran Anda untuk menangkap kurva berulang (sudut atas dan bawah, belokan dalam). Untuk tepi cermin, pilih sepasang garis panduan, duplikat keduanya bersama-sama, lalu gunakan Flip X/Flip Horizontal untuk mencerminkan di seluruh desain. Pastikan ukuran lingkaran konsisten untuk memastikan kelengkungan yang seragam di seluruh tanda.

Langkah 4: Membangun Bentuk dengan Alat Path Builder

Pilih semua garis panduan yang relevan (lingkaran + garis) dan aktifkan Alat Path Builder. Ada dua mode yang kuat:

  • Mode Otomatis: Klik dan seret di area; Path Builder mendeteksi persimpangan dan menyorot area tersebut. Lepaskan untuk membuat bentuk baru.
  • Mode Gabung: Ketuk ikon pensil untuk secara manual mengikuti kontur dengan memilih segmen yang bersinggungan secara berurutan—bagus untuk presisi di persimpangan yang sempit.

Jika persimpangan tidak terhubung, perbesar tampilan dan geser lingkaran atau garis bantu hingga kontak jelas, lalu coba lagi. Setelah area dibuat, kembali ke Selection Tool akan menampilkan bentuk vektor bersih menggantikan kerangka kerja di sana.

Langkah 5: Buat Palet dan Terapkan Warna

Buka panel Isi dan jalankan Pembuat Palet Warna. Anda dapat:

  • Impor gambar untuk mengekstrak palet secara otomatis,
  • Telusuri perpustakaan palet bawaan Palette Library, atau
  • Mengacak opsi acak yang disusun untuk kontras dan harmoni.

Pilih urutan sederhana dari terang ke gelap (misalnya, pink terang ke biru tua). Hapus swatch yang tidak digunakan sehingga Anda mendapatkan palet kerja yang ringkas (terang, sedang, gelap). Terapkan pengisian warna pada bentuk baru Anda—gunakan kontras tinggi secara strategis untuk menonjolkan tepi dan arah.

Langkah 6: Tambahkan Kedalaman Halus dengan Gradien Linear

Dengan bentuk yang dipilih, aktifkan Gradien Linear. Vector Ink memulai dengan menggelapkan warna dasar di satu ujung. Untuk kontrol lebih, atur satu titik henti ke nada terang dan yang lain ke nada gelap. Jaga agar perpaduan tetap singkat dan halus untuk menyarankan bentuk tanpa mengaburkan logo. Ulangi pada bentuk lain di mana sentuhan bayangan meningkatkan hierarki.

Hindari gradien berat pada bentuk kecil; konsistensi dan pengendalian menjaga logo tetap tajam dan mudah dikenali.

Langkah 7: Bersihkan dan Ekspor

Sembunyikan atau hapus lapisan sketsa raster di Layers. Periksa kurva pada zoom 200–400% dan sederhanakan titik-titik ekstra untuk jalur yang lebih halus. Saat Anda puas, ekspor sebagai SVG untuk skalabilitas tak terbatas dan sebagai PNG untuk pratinjau cepat dan berbagi.

Tips & Pemecahan Masalah

  • Celah tipis: Jika Mode Otomatis melewatkan area, beralih ke Mode Gabung untuk menggambar kontur secara manual.
  • Potongan kecil setelah penggabungan: Dua panduan tidak bersentuhan—geser sedikit, lalu jalankan ulang Path Builder.
  • Kurva seragam: Pertahankan diameter lingkaran yang sama saat mewakili keluarga radius yang sama.
  • Grid non-destruktif: Simpan cadangan panduan Anda di lapisan tersembunyi untuk pengeditan di masa mendatang.

Kesimpulan

Anda baru saja mengubah sketsa menjadi logo yang rapi menggunakan grid terstruktur, panduan presisi, dan Path Builder dari Vector Ink. Metode ini menjaga kurva konsisten, persimpangan bersih, dan aplikasi warna yang terencana—sempurna untuk pekerjaan identitas profesional.

Siap untuk mengembangkan ide logo berikutnya dengan percaya diri? Buat dokumen baru, masukkan sketsa, dan terapkan alur kerja ini.

Buka Vector Ink dan mulailah mendesain dengan metode Logo Grid hari ini—logo terbaik Anda hanya beberapa lingkaran, garis, dan sambungan saja!

Related