Tutorials

Pelajari Cara Menggambar Hamburger dengan Tinta Vektor

Pengantar

Dalam tutorial Vector Ink yang seru ini, Anda akan membuat ikon burger yang lezat dari awal. Kita akan menumpuk persegi panjang, membulat sudut untuk roti, menambahkan keju, daging, dan selada, lalu menyelesaikan dengan garis tepi dan biji wijen. Ikuti tutorial ini di desktop atau Android—tidak memerlukan pengalaman sebelumnya!

Langkah 1: Buat Tumpukan dengan Persegi Panjang

Buka dokumen baru di Vector Ink dan perbesar kanvas (Option/Alt + Mouse Wheel). Pilih alat Rectangle Tool dan gambar persegi panjang lebar untuk roti atas. Dengan persegi panjang tersebut terpilih, ketuk Duplicate untuk membuat empat persegi panjang lagi di bawahnya—ini akan menjadi saus tomat, keju, daging, dan roti bawah.

Ubah ukuran persegi panjang kedua menjadi sekitar setengah tinggi persegi panjang pertama (harus menempel). Lanjutkan menduplikasi dan mengatur sehingga Anda memiliki tumpukan vertikal lima persegi panjang (roti atas, saus tomat, keju, daging, roti bawah).

Langkah 2: Bulatkan Sudut untuk Tampilan Roti yang Lembut

Gunakan alat Corner Tool untuk membulatkan sudut:

  • Roti atas: Pilih hanya dua sudut atas dan seret pegangan sudut ke bawah hingga bulat sepenuhnya.
  • Lapisan tengah (saus tomat, keju, daging): Pilih keempat sudut untuk masing-masing dan bulatkan sepenuhnya.
  • Roti bawah: Pilih hanya dua sudut bawah dan bulatkan sepenuhnya.

Langkah 3: Sesuaikan Tinggi Lapisan & Tumpang Tindih

Dengan alat Selection Tool, geser persegi panjang kedua ke atas sehingga menyentuh bagian bawah roti atas (harus menempel setengah jalan). Lakukan hal yang sama untuk keju dan daging sehingga setiap lapisan menyentuh lapisan di atasnya. Tarik roti bawah ke atas sehingga sedikit tumpang tindih dengan daging—ini menciptakan siluet bertumpuk seperti sandwich.

Langkah 4: Pilih Palet Warna

Buka panel Warna Isi dan telusuri Perpustakaan Palet Warna. Pilih warna hangat (oranye/merah/kuning) dan tambahkan cokelat gelap untuk garis tepi. Peta warna yang disarankan:

  • Roti atas dan bawah: oranye
  • Saus tomat: merah
  • Keju/mustard: kuning
  • Daging: cokelat gelap
  • Garis luar: cokelat tergelap

Terapkan warna isi pada setiap persegi panjang. Jika diperlukan, gunakan Bawa ke Depan pada roti atas agar berada di atas lapisan lain.

Langkah 5: Tambahkan Selada dengan Alat Gambar dan Path Builder

Pilih Alat Gambar. Di propertinya, atur panjang stabilizer menjadi sekitar 4 untuk kontrol responsif. Gambarlah garis bergelombang di bawah keju, tumpang tindih dengan tepi daging dan roti bawah untuk memastikan persimpangan.

Dengan jalur selada terpilih, buka Alat Pembuat Jalur, beralih ke Mode Gabung (ikon pensil), dan ikuti area yang membentuk tepi selada bergelombang terhadap roti. Saat area tersebut terpilih, konfirmasikan untuk membuat bentuk selada baru. Isi dengan warna hijau dan hapus jalur bantu yang tidak diperlukan.

Langkah 6: Tambahkan Tetesan Keju

Untuk membuat tetesan, gambar dua persegi panjang tipis di antara lapisan keju dan daging. Bulatilah sudut bawah persegi panjang bawah dan sudut atas persegi panjang atas untuk efek meruncing. Duplikat pasangan ini untuk menambahkan tetesan kedua.

Pilih daging beserta dua persegi panjang tetesan yang mengarah ke atas, lalu gunakan boolean Unite untuk menggabungkannya jika diinginkan. Kemudian, dengan keju terpilih, gunakan Path Builder → Join Mode untuk memotong siluet tetesan akhir yang menyatu dengan rapi ke dalam keju. Hapus persegi panjang sementara dan isi bentuk tetesan yang dihasilkan dengan warna kuning keju yang sama.

Langkah 7: Garis Luar Global & Biji Wijen

Pilih semua elemen dan buka panel Stroke. Atur warna garis menjadi cokelat gelap dan tingkatkan lebar garis (sekitar 8px terlihat tebal dan ramah).

Untuk biji wijen: beralih ke alat Ellipse/Circle Tool, letakkan beberapa oval kecil di bagian atas roti, atur fill: putih, stroke: 0, dan duplikat mereka di sekitar untuk penyebaran alami.

Langkah 8: Sentuhan Akhir

Periksa kembali urutan tumpukan (bagian atas roti di atas isian), sesuaikan jarak, dan skalakan seluruh burger sesuai kebutuhan. Jaga bentuk tetap sederhana dan mudah dibaca—ikon ini berfungsi baik pada ukuran kecil sebagai logo atau grafis antarmuka.

Kesimpulan

Anda baru saja membuat ikon hamburger lezat menggunakan Vector Ink—menumpuk bentuk, membulat sudut, memotong dengan Path Builder, dan menambahkan detail yang menyenangkan. Alur kerja yang sama berlaku untuk ribuan ikon makanan dan produk—bersih, tegas, dan ramah merek.

Siap membuat ikon berikutnya? Latih dengan topping yang berbeda (ring bawang, tomat, acar) dan coba beberapa variasi warna.

Buka Vector Ink dan mulailah membuat desain vektor yang lezat dalam hitungan menit!

Related